Pengendalian Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode Statistical Process Control

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PADA PT.ADHIMIX RMC INDONESIA DENGAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC)

Authors

  • Miftakul Huda Manajemen; Universitas Pelita Bangsa
  • Wiji Safitri Manajemen; Universitas Pelita Bangsa
  • Nani Hartati Manajemen; Universitas Pelita Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.51211/jak.v9i2.1593

Abstract

Penting bagi perusahaan untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas produksinya dengan cara menerapkan pengendalian kualitas produksi yang tepat dan optimal, agar kualitas produk semakin meningkat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beton siap pakai yang dikirim oleh PT.Adhimix RMC Indonesia pada proyek Transmart Bekasi sudahkah sesuai dengan spesifikasi teknis.Penelitian ini menggunakan sampel benda uji  sebanyak 50 buah dimana 2 buah benda uji yang berpasangan berasal dari 25 adukan (truck mixer) yang berbeda, sehingga satu nilai uji tekan merupakan rata-rata kuat tekan 2 buah benda uji yang berpasangan. Perawatan benda uji dilakukan di laboratorium teknik adhimix dan pengujian dilakukan pada umur 28 hari.Hasil penelitian ini terbukti dengan uji tekan benda uji  menggunakan alat tes kuat tekan DHR 2000 dan hasil kuat tekan dianalisis dengan salah satu  alat bantu Statistical Process Control(SPC),yaitu metode peta kendali (Control Chart). Berdasarkan grafik peta kendali X dan R diketahui bahwa hasil uji sampel benda uji seluruhnya berada dalam batas kendali yang ditetapkan , Sehingga bisa dinyatakan bahwa kualitas produk beton siap pakai (readymix)yang dikirimkan ke proyek transmart bekasi terkendali atau tidak terjadi penyimpangan ( selalu konsiten ).Diketahui bahwa tidak ada satupun hasil uji tes sampel benda uji yang merupakan rata-rata dari 3 pasangan benda uji yang nilainya kurang dari 26,5 MPa. Sehingga produk beton siap pakai  pada Adhimix RMC Indonesia di Plant Bekasi Timur yang dikirimkan pada proyek  transmart bekasi dikategorikan telah memenuhi syarat sesuai spesifikasi teknis

Published

2021-12-24