Pengukuran Rasio Kinerja Terhadap Laporan Keuangan

Authors

  • Irwin Ananta Vidada Universitas Bina Sarana Informatika image/svg+xml
  • Saridawati Saridawati Akuntansi; FEB Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.51211/jak.v9i2.1581

Abstract

Abstrak: Dibentuknya  ADRO pada tanggal 28 Juli 2004 yang awalnya dengan nama, PT. Padang Kurnia, namun mulai 18 April 2008, ADRO melakukan perubahan nama menjadi PT. Adaro Energy Tbk. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) merupakan salah satu perusahaan dengan operasi usaha pada sektor pertambangan batubara, perniagaan dan jasa lainnya yang berkaitan seperti infrastruktur batubara dan logistik di Indonesia. Sebagai perusahaan bermodal besar tentu memiliki daya tarik tersendiri menjadi objek analisis kinerjanya dengan mengamati pergerakan angka pada laporan keuangan perusahaan ini selama pandemi covid khususnya pada selama satu tahun penuh 2020 silam. Melalui perhitungan pengukuran Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas, Rasio Aktivitas dan Rasio Profitabilitas dapat memberikan gambaran yang menunjukan  hubungan ekonomi yang terkait dengan kinerja perusahaan tersebut. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi data dan studi pustaka dengan mengacu pada data keuangan perusahaan. Metode penelitian dalam tulisan ini dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan analisa rasio.  Bardasarkan   hasil  pengukuran  rasio  secara  umum  kinerja  keuangan  bisa  dikatakan  baik, beberapa rasio lainnya yang harus ditingkatkan lagi agar posisi berada diatas rata-rata standar industri

Published

2021-12-30