Pressures of the E-Learning Practice in Light of The Spread of Corona Virus in Iraq a Case Study on Faculty in a Number of Iraqi Universities
DOI:
https://doi.org/10.51211/jak.v13i2.3774Abstrak
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena tekanan fungsional dalam praktik pembelajaran daring (e-learning) serta mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh dosen universitas selama pandemi COVID-19 di Irak. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel terarah untuk menjangkau sejumlah universitas di Baghdad. Sebanyak 1.499 dosen universitas menjadi responden, dan 26 butir instrumen disebarkan secara daring melalui platform media sosial. Para peserta menjawab kuesioner yang telah disiapkan. Pengumpulan data dilakukan selama masa lockdown di Irak, yang berlangsung antara Mei hingga September 2020. Hasil survei komprehensif menunjukkan bahwa para pengajar dari berbagai jenjang akademik, jenis kelamin, dan lama masa kerja mengalami tekanan kerja dalam pelaksanaan e-learning. Secara khusus, dosen dengan gelar doktor (Ph.D.) ditemukan menghadapi tingkat tekanan kerja tertinggi, terutama mereka yang memegang jabatan profesor.
Kata Kunci: Pembelajaran daring; COVID-19; tantangan pengajaran daring; dampak pandemi; teknologi pendidikan