Analisis Laporan Keuangan Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Tambang Batu Bara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2022

Penulis

  • Maryanto Maryanto STIE Sakti Alam Kerinci
  • Elex Sarmigi Institut Agama Islam Negeri Kerinci image/svg+xml
  • Zesmi Kusmila STIE Sakti Alam Kerinci
  • Endah Sri Wahyuni Institut Agama Islam Negeri Kerinci image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.51211/joia.v9i1.2868

Kata Kunci:

Kinerja Keuangan, Economic Value Added, Market Value Added

Abstrak

Pertumbuhan industri di Indonesia belakangan menunjukkan tren positif dengan inovasi canggih dan pertumbuhan signifikan di sektor perbankan syariah. Namun, industri pertambangan mengalami penurunan, menciptakan tantangan unik. Meskipun Indonesia kaya sumber daya alam, sektor pertambangan, terutama batu bara, mengalami fluktuasi harga global yang signifikan, memengaruhi kinerja perusahaan tambang batu bara di Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis ini melibatkan penggunaan Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) sebagai indikator kinerja keuangan perusahaan tambang batu bara. Hasil menunjukan beberapa perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah positif, namun sektor secara keseluruhan mengalami fluktuasi signifikan. Fluktuasi ini sebagian besar dipengaruhi oleh volatilitas harga batu bara di pasar global. Pada periode tertentu, penurunan harga batu bara menyebabkan penurunan laba sebelum pajak dan nilai tambah perusahaan. Di sisi lain, kenaikan harga pada periode lain memberikan dampak positif. Meskipun beberapa perusahaan mampu mengelola risiko ini, analisis MVA menunjukkan bahwa kesejahteraan pemegang saham masih terpengaruh oleh fluktuasi pasar.

Diterbitkan

2024-06-01