PENGARUH CAPITAL INTENSITY, SALES GROWTH, INVENTORY INTENSITY DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE
DOI:
https://doi.org/10.51211/joia.v10i2.3828Kata Kunci:
Tax Avoidance, Capital Intensity, Sales Growth, Inventory Intensity, Firm SizeAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Intensity, Sales Growth, Inventory Intensity, dan Ukuran Perusahaan terhadap Tax Avoidance pada perusahaan sub-sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Tax avoidance merupakan strategi legal yang dilakukan perusahaan untuk meminimalkan beban pajak tanpa melanggar peraturan perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 68 data observasi dari 17 perusahaan selama empat tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Intensity, Sales Growth, dan Inventory Intensity berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, sementara Ukuran Perusahaan tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Capital Intensity dan Sales Growth memiliki pengaruh negatif, sedangkan Inventory Intensity berpengaruh positif terhadap Tax Avoidance. Temuan ini memberikan implikasi bahwa karakteristik internal perusahaan, terutama struktur aset dan pertumbuhan penjualan, memiliki peran penting dalam menentukan tingkat penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi, serta otoritas pajak dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi praktik tax avoidance di sektor industri makanan dan minuman.